Senin, 20 Februari 2012

Tips Mengatasi Virus Sality Secara Manual

Tips mengatasi Virus Sality secara Manual - bagaimana cara mengatasinya ? Pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan Tips bagaimana mengatasi komputer yang terinfeksi virus sality.

Virus yang oleh antivirus sering terdeteksi dengan nama Sality atau W32Sality.AE ini merupakan virus yang banyak tersebar melalui jaringan yang memanfaatkan default share windows atau share folder dengan akses full. Virus Sality akan banyak menyerang dan menginjeksi file berekstensi *.exe, menonaktifkan task manager, menonaktifkan regedit serta membuat windows anda tidak bisa dijalankan secara save mode. Dan parahnya, Sality ini mampu merusak beberapa file berekstensi *.exe hingga tidak bisa digunakan lagi.

Untuk membasminya secara otomatis, anda bisa mengupdate antivirus yang anda gunakan dan malekukan scanning dan repair secara menyeluruh. Namun jika antivirus anda tidak mengatasi serangan virus sality ini, maka anda bisa membasminya secara manual. Bagaimana untuk membasmi virus W32Sality.AE atau yang lebih sering dikenal dengan nama virus sality ini secara manual dari komputer anda?

Berikut ini tips dan cara Mengatasi virus tersebut
1. Putuskan komputer anda dari jaringan manapun, baik itu LAN maupun internet.
2. Matikan fitur system restore anda selama proses pembersihan virus sality
3. Download Sality Repair disini
4. Extract file SalityRepair dan klik kanan file repair.inf kemudian klik kanan dan klik Install
5. Matikan semua aplikasi yang aktif dan sedang anda buka
6. Download Norman Malware Cleaner disini atau download secara langsung disini
7. Ubah ekstensi Norman Malware Cleaner dari .exe menjadi .cmd agar aplikasi Norman Malware Cleaner tersebut tidak diinfeksi oleh virus sality
8. Lakukan scanning menggunakan Norman Malware Cleaner.cmd (ekstensi .exe sudah anda rubah menjadi .cmd)
9. Restart komputer anda setelah proses cleaning selesai
10. Download FixReg disini
11. extrack FixReg.rar dan jalankan registri yang ada di folder FixReg
sesuai dengan windows yang anda gunakan.
12. Restart komputer anda.
13. Periksa task managerm regedit dsb untuk memastikan komputer anda sudah sembuh. Anda juga bisa melakukan scanning pada safe mode untuk memastikan komputer anda sudah benar – benar bersih dari virus sality.

Cara lain bisa juga dengan Antivirus untuk Mengatasi Virus Sality. Sebenarnya sudah hampir semua antivirus sudah bisa mendeteksi dan membasmi virus sality ini. Anda bisa mengupdate antivirus anda dan lakukan scanning serta repair menggunakan antivirus yang anda gunakan. Jika antivirus anda ternyata tidak mampu membasminya, maka tips membasmi virus sality secara manual diatas bisa menjadi solusi ampuh terbebas dari serangan W32Sality.AE

semoga Tips Mengatasi Virus Sality secara Manual bisa bermanfaat..!!!


Tutorial Menginstal Windows 7 melalui USB Flashdisk

Tutorial Menginstall Windows 7 Melalui Usb Flashdisk - Atau Cara Menginstal Menginstall Windows 7 Melalui Usb Flashdisk. Cara ini bertujuan bagi anda jika di dalam PC atau netbook yang tidak memiliki DVD-ROM di dalamnya. Instal Windows 7 dari USB flash disk jauh lebih cepat ketimbang instal dengan DVD dan risiko kegagalan instalasi dengan USB flash disk lebih kecil ketimbang pakai DVD.

Pada Artikel ini, ada Tutorial Menginstall Windows 7 Melalui Usb Flashdisk.
Pertama, kita akan membuat USB flash disk dari file ISO (kalau kalian punya).
Kedua, kita akan buat dari DVD instalasi Windows 7.

Untuk cara pertama membutuhkan perangkat bernama Windows7 USB DVD tool.
Cara kedua cocok dilakukan di komputer yang ada DVD-ROM. Syaratnya kalian harus mempunyai USB flash disk berukuran 4 GB.
  • Jalankan Windows7 USB DVD tool. Klik “Browse” kemudian cari file ISO-nya lalu klik “Next”.
Tutorial Instal Windows 7 menggunakan USB Flash Disk_1
  • Kemudian pilih media yang akan digunakan. Karena ingin membuat installer dari USB flash disk pilih “USB device”.
Tutorial Instal Windows 7 menggunakan USB Flash Disk_2
  • Pilih drive USB flash disk-nya. Biasanya Windows7 USB DVD tool akan secara otomatis mendeteksinya. Klik “Begin copying”.
Tutorial Instal Windows 7 menggunakan USB Flash Disk_3
  • File akan di-copy. tunggu sampai selesai. Ketika sudah selesai, restart computer, masuk BIOS. Di bagian prioritas boot, ganti ke “Removable Storage”. Jika kalian mempunyai sumber dari CD/DVD bisa menggunakan aplikasi WinToFlash. 1. Sama seperti Windows7 USB DVD tool, WinToFlash tidak perlu diinstal. Setelah download, ekstrak, tinggal klik ganda di file WinToFlash.exe muncullah tampilan WinToFlash.
Tutorial Instal Windows 7 menggunakan USB Flash Disk_4
    • Klik “Windows setup transfer wizard” sehingga muncul halaman “Welcome”. Klik “Next”. Tentukan drive yang berisi DVD instalasi Windows 7 dan drive USB.
    Tutorial Instal Windows 7 menggunakan USB Flash Disk_5
    • Muncul Windows License Agreement pilih “I Accept” kemudian klik “Continue”. Muncul peringatan kalau USB flash disk akan diformat. Klik “OK”.
    • Proses penyalinan akan berjalan. Tunggu sampai selesai.
    • Jika sudah selesai, tancapkan USB Flash Disk pada PC atau netbook kalian dan ganti prioritas boot-nya ke Removable Storage.

    nah itu tips Cara Menginstall Windows 7 Melalui Usb Flashdisk. Semoga bisa bermanfaat buat para sahabat yang lagi membutuhkan.

    Ageboy Blog: http://ageboy.blogspot.com/2012/01/tutorial-menginstall-windows-7-melalui.html#ixzz1mvOhsbSc

    cara Merakit Personal Computer

    Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana cara merakit komputer, terutama bagi mereka yang baru belajar .. dari beberapa referensi yang saya pelajari .. maka berikut ini akan dijelaskan langkah demi langkah cara merakit komputer, mudah-mudahan bermanfaat .. Red. deden

    Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:

    A. Persiapan
    B. Perakitan

    C. Pengujian
    D. Penanganan Masalah

    rakit1.jpg

    Persiapan

    Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:

    1. Penentuan Konfigurasi Komputer
    2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
    3. Pengamanan

    Penentuan Konfigurasi Komputer

    Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.

    Persiapan Komponen dan Perlengkapan

    Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:

    • Komponen komputer
    • Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
    • Buku manual dan referensi dari komponen
    • Alat bantu berupa obeng pipih dan philips

    Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.

    rakit2.jpg

    Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.

    Pengamanan

    Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:

    • Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
    • Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.

    rakit3.jpg

    Perakitan

    Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:

    1. Penyiapan motherboard
    2. Memasang Prosessor
    3. Memasang heatsink
    4. Memasang Modul Memori
    5. memasang Motherboard pada Casing
    6. Memasang Power Supply
    7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
    8. Memasang Drive
    9. Memasang card Adapter
    10. Penyelesaian Akhir

    1. Penyiapan motherboard

    Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

    rakit4.jpg

    2. Memasang Prosessor

    Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket

    1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
    2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
    3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
    4. Turunkan kembali tuas pengunci.

    rakit5.jpg

    Jenis Slot

    1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
    2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak

    Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.

    rakit6.jpg

    3. Memasang Heatsink

    Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.

    rakit16.jpg

    4. Memasang Modul Memori

    Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.

    Jenis SIMM

    1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
    2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
    3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.

    rakit7.jpg

    rakit8.jpg

    Jenis DIMM dan RIMM

    Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan

    1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
    2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
    3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.

    rakit9.jpg

    rakit10.jpg

    5. Memasang Motherboard pada Casing

    Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:

    1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
    2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
    3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
    4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
    5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.

    rakit11.jpg

    6. Memasang Power Supply

    Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:

    1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
    2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.

    rakit12.jpg

    7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing

    Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.

    1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
    2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
    3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
    4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
    5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
    6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.

    rakit13.jpg

    rakit14.jpg

    rakit15.jpg

    8. Memasang Drive

    Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:

    1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
    2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
    3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
    4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
    5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
    6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
    7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
    8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard

    Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.

    rakit17.jpg

    9. Memasang Card Adapter

    Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya.Cara memasang adapter:

    1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
    2. Pasang sekerup penahan card ke casing
    3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.

    rakit18.jpg

    10. Penyelessaian Akhir

    1. Pasang penutup casing dengan menggeser
    2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
    3. Pasang konektor monitor ke port video card.
    4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
    5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
    6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

    rakit19.jpg

    Pengujian

    Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:

    1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
    2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
    3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
    4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
    5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.

    Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

    Penanganan Masalah

    Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:

    1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
    2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/

    LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung. Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat.

    Sejarah Apkomindo

    Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) dibentuk dari berkumpulnya lebih dari 300 pengusaha komputer baik yang berdomisili di Jakarta maupun yang secara khusus datang dari berbagai daerah di Indonesia untuk hadir dalam acara Ulang Tahun ke-5 PT. HL Enterprise di Golden Ballroom Grand Hyatt - Jakarta pada tanggal 20 September 1991.
    Pengusaha-pengusaha ini melihat makin luasnya pasar komputer di Indonesia dan makin cepatnya perkembangan teknologi komputer serta makin banyaknya pengusaha komputer yang bergerak di berbagai sektor dan beraneka ragam segmen, menjadikan problema yang makin hari makin kompleks yang bisa merugikan sesama pengusaha sendiri. Kendala yang dihadapi waktu itu antara lain :
    • Kurangnya komunikasi antar pengusaha menyebabkan penyebaran arus informasi menjadi kurang lancar;
    • Kurangnya kerja sama sesama pengusaha menimbulkan ekonomi biaya tinggi dalam kegiatan promosi maupun pendistribusian barang;
    • Kurang lancarnya hubungan antara pengusaha komputer dengan pihak pemerintah.
    Sonny Franslay sebagai pemrakarsa Apkomindo (Asosisasi Pengusaha Komputer Indonesia) , mengusulkan terbentuknya Apkomindo sebagai organisasi yang berskala nasional dan bersifat non-profit. Seluruh pendapatan asosiasi yang didapatkan dari iuran anggota akan dipakai sepenuhnya untuk membiayai kegiatan asosiasi. Beberapa nama yang patut dicatat sebagai founding fathers dari Apkomindo adalah Ir. Chris Irwan Japari, Ir. Wiriadi Tirtariyadi, Ir. Kunarto Mintarno, Efendi Ruslim, John Franco, Jackson Ong, Agus Setiawan dan Alm. Daniel Tjahyadi.
    Setelah melakukan persiapan seperlunya, pada tanggal 13 Desember 1991, dilangsungkan Rapat Perdana Apkomindo bertempat di Golden Ballroom - Hotel Hilton, Jakarta - yang sekaligus menandai lahirnya Apkomindo. Rapat perdana ini dipimpin oleh Ketua Umum Apkomindo terpilih yaitu Sonny Franslay.
    Juni 1992, asosiasi mengkoordinir pengusaha dari Indonesia mengunjungi pameran Computex di Taiwan, dan telah diterima oleh asosiasi di sana, dan pertama kali pula rombongan Apkomindo diajak menghadiri konferensi pengusaha komputer dunia di Hotel Yuen San Taipei untuk mewakili Indonesia. Apkomindo juga telah menjadi anggota South East Asia Technology Organization yang berpusat di Taipei. Pada acara Executive Round Table Meeting waktu itu, Apkomindo diwakili oleh Sonny Franslay, Eddy Liew dan Daniel Tjahyadi. Pada acara tersebut, Apkomindo mendapat undangan untuk berpidato selama 15 menit di Comdex - Las Vegas untuk mewakili Indonesia. Karena kesibukan di Indocomtech 1992, tidak ada satu pun dari Pengurus yang dapat menghadiri Comdex, sehingga Apkomindo mengutus Rudy Rusdiah sebagai observer.
    Pada tanggal 14 - 22 Nopember 1992 Apkomindo menyelenggarakan Pameran Komputer yang pertama dan terbesar di Indonesia yang dinamakan Indocomtech bertempat di Kemayoran, yang diresmikan oleh Bapak Ir. Hartarto, Menteri Perindustrian pada saat itu Pada Indocomtech 1992 tersebut, terdapat acara spektakular yaitu TVM Giant Wall dimana 300 unit komputer monitor berhasil dihubungkan dengan 1 jaringan sistem yang dikendalikan dalam 1 server dan telah tercatat di MURI.
    Mengunjungi Computex - Taiwan dan menyenggarakan Indocomtech menjadi kegiatan rutin tiap tahun yang dikoordinir oleh Apkomindo, disamping mengadopsi perkembangan mutahir teknologi bidang IT luar negeri, juga memperkenalkan potensi industri bidang IT di Indonesia. Jadi kegiatan-kegiatan tersebut mengemban misi komunikasi dua arah dan kegiatan-kegiatan lainnya yang bersifat memberikan nilai tambah kepada para pengusaha yang tergabung dalam APKOMINDO maupun kegiatan lainnya yang memberikan konstribusi atau partisipasi terhadap pembangunan industri bidang IT di Indonesia (kegiatan-kegiatan tidak dapat dirinci dalam lembaran ini).

    Template by:
    Free Blog Templates